Mengapa Harga Suatu Karya di NFT Begitu Mahal?

Jagat media sosial di Indonesia heboh lantaran seorang pria, Ghozali menjual foto selfienya hingga tembus miliaran rupiah.

NFT. (Foto: int)

Cryptoindonesia.id- Ghozali, saat ini menjadi perbincangan hangat. Bagaimana tidak dengan berfoto selfei saja ia bisa mengantongi uang yang jumlahnya fantastis.

Kabarnya, Ia melakukan foto selfei lalu menjualnya di NFT sejak lima tahun lalu. Total 933 foto selfei dijual di Open Sea.
harga untuk mengoleksi 1 selfie Ghozali hanya sebesar 0.001 ETH atau sekitar Rp45 ribu saja.

Saat ini, ada seorang kolektor yang memiliki Ghozali Everyday seri #732 bahkan menghargai selfie Ghozali sebesar 999 ETH atau sekitar 3 juta dolar AS atau sekitar Rp 42 miliar.

Lalu mengapa sebuah karya NFT dihargai begitu mahal ?

Keaslian sebuah karya yang dijual di NFT sangat dijaga. Antar pembeli dan penjual bisa langsung berinteraksi.

Karya digital yang dijual pun sangat terbatas, hal itu yang membuat harga sebuah NFT mahal. Ketua Dewan Asosiasi Industri Teknologi Washington Cascadia Blockchain dan direktur pelaksana Yellow Umbrella Ventures, Arry Yu, pada dasarnya NFT menciptakan kelangkaan digital.

Mengenal NFT

Non Fungible Token merupakan token yang tidak dapat dipertukarkan. Dengan
menggunakan teknologi relatif baru yang mengesahkan keaslian dan kepemilikan token melalui buku besar digital dari semua transaksi masa lalunya. Dengan kata lain, blockchain, yang merupakan tulang punggung cryptocurrency.

Hal yang membuat NFT begitu populer lantaran dinilai sangat fleksibel dalam menentukan dan membuktikan kepemilikan suatu aset.

Sementara karya yang bisa dijual di NFT,
mewakili objek dunia nyata seperti seni, musik, item dalam game, dan video.

Benda-benda itu dijual secara online, seringkali menggunakan cryptocurrency, seperti Bitcoin atau Ethereum. NFT telah ada sejak tahun 2014 lalu.

Karya yang paling terkenal saat ini adalah karya seniman digital Mike Winklemann, yang lebih dikenal sebagai “Beeple”.

Dia membuat gabungan 5.000 gambar harian untuk menciptakan NFT paling terkenal saat itu yakni “EVERYDAYS: The First 5000 Days,” yang dijual di Christie’s for a record dengan harga 69,3 juta dolar (Rp 991 miliar).

Sumber: Kompas.com

Follow Twitter
Exit mobile version