Apa itu Strategi Buy The Dip dalam Crypto?

Mengenal cara penggunaan strategi buy the dip daa crypto

Ilustrasi trading crypto. (Foto: int)

Cryptoindonesia.id – Setiap trader yang terjun ke dunia crypto, tentunya membutuhkan strategi masing-masing untuk memperoleh keuntungan. Pasalnya, dunia crypto yang cenderung fluktuatif dan menawarkan berbagai risikonya. Untuk itu, para trader harus siap dan menerapkan startegi trading yang tepat. Salah satu strategi yang biasa digunakan saat trading kripto adalah ‘buy the dip’.

Apa itu Strategi Buy The Dip?

Buy the dip adalah strategi trading di mana trader dapat membeli aset setelah harganya mengalami penurunan. Strategi ini meyakini bahwa harga aset yang mencapai ke titik rendah ini nantinya akan mengalami kebangkitan dan harganya akan meningkat ke nilai yang lebih tinggi.

Biasanya, harga yang turun dari tingkat tertinggi ini dianggap sebagai sebuah peluang bagi trader dan investor untuk membeli atau menambah jumlah aset yang mereka miliki.

Konsep dari strategi ini didasarkan pada teori gelombang harga. Ketika seorang investor membeli aset setelah harganya mengalami penurunan, investor tersebut tentu berharap akan memperoleh keuntungan jika pasar kembali rebound. Namun terlepas dari teori gelombang harga, strategi ini memiliki beberapa konteks dan peluang berbeda. Hal ini, disesuaikan dengan situasi yang ada di pasar.

Contoh Penerapan Strategi Buy The Dip

Strategi buy the dip akan lebih aman bila diigunakan saat pasar mengalami tren bull atau stagnan.

Perhatikan contoh grafik di bawah ini. Grafik di bawah merupakan level horizontal di mana harga sebelumnya telah mengkonsolidasi dan garis tren miring bereaksi terhadap harga saat bergerak naik. Pergerakan pada pasar ini dapat menjadi momen yang tepat untuk trader atau investor menggunakan strategi buy the dip.

Panah hijau pada grafik menunjukan level support yang efektif. Artinya, di saat ini adalah waktunya yang tepat membeli aset. Sehingga, trader atau investor dapat melakukan aksi buy the dip atau membeli ketika harganya telah jauh di bawah rata-rata dan nantinya menjual aset dengan cepat ketika harganya berhasil naik kembali.

Waktu Buy The Dip yang Tepat

Mengutip zipmex, berikut beberapa pertimbangan untuk menentukan waktu yang tepat menggunakan strategi buy the dip saat akan membeli Bitcoin atau aset kripto lainnya.

  1. Jangan beli secara sekaligus. Belilah secara bertahap saat harganya turun. Tujuannya untuk menciptakan posisi dan supaya Anda dapat membeli lebih banyak saat harga jauh turun di bawah rata-rata.
  2. Tunggu hingga harga tenang dan menunjukan adanya tanda-tanda pemulihan.

Keuntungan dan Risiko Strategi Buy The Dip

Sama halnya dengan semua strategi trading yang ada, buy the dip tidak selalu mendapatkan keuntungan dan tidak menjamin terhindar dari risiko.

Banyak trader yang masih belum bisa membedakan antara penurunan harga yang bersifat sementara dan sinyal peringatan bahwa harga akan jatuh hingga titik terbawah. Olehnya, penting untuk mempelajari beberapa aspek teknis lainnya seperti moving averages, level support RSI, dan volume perdagangan. Sehingga dapat diketahui seberapa rendah harga suatu aset dan kapan pemulihannya terjadi. Akhirnya, strategi buy the dips dapat menjadi strategi yang pilihan dengan tingkat keberhasilan yang tinggi.

Sumber: zipmex

Exit mobile version